Doa meniup ubun bayi – Ayah Bunda yang dirahmati Allah, momen kehadiran buah hati adalah anugerah terbesar dalam hidup. Di tengah kebahagiaan menyambut sang buah hati, berbagai tradisi dan amalan sunnah kerap menyertai, salah satunya adalah kebiasaan meniup ubun-ubun bayi sambil memanjatkan doa. Di Probolinggo dan wilayah Jawa Timur lainnya, amalan ini sering terlihat saat acara aqiqah atau setelah kelahiran, sebagai wujud harapan orang tua akan keberkahan dan perlindungan bagi si kecil.
Lantas, adakah doa khusus yang diajarkan dalam Islam terkait meniup ubun-ubun bayi? Mari kita telaah bersama agar ibadah kita semakin sempurna, sejalan dengan tuntunan syariat.
Memahami Amalan Doa Meniup Ubun-Ubun Bayi dalam Islam
Secara eksplisit, tidak ada dalil khusus yang memerintahkan meniup ubun-ubun bayi dengan doa tertentu. Namun, amalan ini sangat erat kaitannya dengan sunnah ‘Tahnik’ dan praktek mendoakan anak yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Tahnik adalah sunnah mengoleskan kurma yang sudah dilunakkan (dikunyah) ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir, diikuti dengan doa kebaikan. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzab, sebuah rujukan utama dalam Madzhab Syafi’i, menjelaskan tentang kesunnahan tahnik dan keberkahaya. Beliau menyebutkan bahwa tahnik dilakukan oleh orang shalih atau alim agar keberkahan orang tersebut berpindah kepada anak. Meskipun tidak secara langsung menyebut “meniup ubun-ubun”, esensinya sama: mencari keberkahan dan perlindungan melalui doa dari orang yang diyakini kesalihannya.
Rasulullah ﷺ sendiri sering mendoakan anak-anak dengan doa perlindungan. Salah satu doa yang masyhur adalah saat beliau mendoakan cucu-cucunya, Hasan dan Husain:
أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
Latin: U’iidzu ka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaithoonin wa haammatin, wa min kulli ‘ainin laammatin.
Artinya: “Aku memohon perlindungan untukmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap setan dan binatang berbisa, serta dari setiap mata yang dengki.”
Doa ini bisa diucapkan oleh Ayah, Bunda, atau orang tua yang dihormati sambil meniupkan nafas lembut di ubun-ubun bayi, sebagai bentuk simbolis penyerahan perlindungan kepada Allah SWT. Ini adalah bentuk doa meniup ubun bayi yang sarat makna dan sejalan dengan ajaraabi.
Keutamaan Mendoakan Buah Hati dengan Doa yang Penuh Berkah
Membacakan doa ini, atau doa-doa kebaikan laiya, saat meniup ubun-ubun bayi memiliki beberapa keutamaan:
-
Mengikuti Sunnah Nabi: Meskipun tidak ada redaksi khusus “meniup”, namun esensi mendoakan anak dan mencari keberkahan melalui orang shalih adalah bagian dari sunnah Rasulullah ﷺ, khususnya dalam praktik tahnik.
-
Memohon Perlindungan Allah: Dengan membacakan doa di atas, Ayah Bunda secara langsung memohon kepada Allah agar melindungi buah hati dari segala keburukan, setan, dan pandangan jahat.
-
Menanamkan Nilai Islam Sejak Dini: Amalan ini mengajarkan kepada kita untuk selalu melibatkan Allah dalam setiap tahapan kehidupan, bahkan sejak bayi lahir. Ini juga menunjukkan kasih sayang dan kepedulian spiritual orang tua.
-
Ketenteraman Hati Orang Tua: Melaksanakan amalan ini akan memberikan ketenangan batin bagi Ayah Bunda, karena telah berusaha mengikuti sunnah dan menyerahkan perlindungan anak kepada Dzat Yang Maha Melindungi.
Kaffah Aqiqoh: Membantu Ayah Bunda Melaksanakan Aqiqah Penuh Berkah
Ayah Bunda, setelah memahami pentingnya doa cukur rambut aqiqah dan amalan mendoakan bayi, tentunya kita ingin agar seluruh proses aqiqah buah hati berjalan sempurna sesuai syariat. Kaffah Aqiqoh hadir sejak 2009 sebagai solusi terpercaya di Probolinggo dan sekitarnya (Pasuruan, Lumajang, Jember, Besuki, Surabaya, Sidoarjo) untuk membantu Ayah Bunda melaksanakan ibadah aqiqah tanpa repot.
Kami menyediakan paket aqiqah lengkap mulai dari hewan terbaik, proses penyembelihan sesuai syariat Islam oleh Juru Sembelih Halal (Juleha), hingga hidangan masakan lezat seperti sate, gulai, krengseng, rendang, sop, hingga tengkleng. Semua kami sajikan dengan penuh berkah dan higienis.
Percayakan momen spesial aqiqah buah hati Anda kepada Kaffah Aqiqoh. Kunjungi kaffahaqiqoh.com atau hubungi kami di 0852-5860-5912 untuk informasi lebih lanjut mengenai paket aqiqah syar’i kami. Mari wujudkan aqiqah yang berkesan dan penuh keberkahan bersama Kaffah Aqiqoh, “Aqiqah Tanpa Repot, Ibadah Penuh Berkah”. Kaffah Aqiqoh juga berkomitmen untuk membantu Ayah Bunda memahami lebih dalam tentang berbagai aspek fikih aqiqah melalui portal edukasi kami.

Apakah ada doa khusus meniup ubun-ubun bayi dalam Islam?
Secara spesifik, tidak ada dalil yang memerintahkan meniup ubun-ubun bayi dengan doa tertentu. Namun, amalan ini sangat erat kaitannya dengan sunnah Tahnik (mengoleskan kurma ke langit-langit mulut bayi) dan praktik mendoakan anak yang dicontohkan Rasulullah ﷺ. Doa perlindungan seperti “U’iidzu ka bikalimaatillaahit taammati…” sering digunakan.
Apa keutamaan membaca doa saat bayi baru lahir atau aqiqah?
Keutamaannya meliputi: mengikuti sunnah Nabi, memohon perlindungan Allah SWT untuk buah hati, menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini, dan memberikan ketenangan batin bagi orang tua karena telah melaksanakan amalan yang baik.
Bagaimana Kaffah Aqiqoh dapat membantu pelaksanaan aqiqah yang syar’i?
Kaffah Aqiqoh menyediakan paket aqiqah lengkap yang syar’i, mulai dari pemilihan hewan yang sesuai, proses penyembelihan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha), hingga hidangan masakan lezat dan higienis. Kami melayani wilayah Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, Jember, Besuki, Surabaya, dan Sidoarjo. Anda dapat menghubungi kami di 0852-5860-5912.




